
Kunjungan masyarakat Suku Baduy ke Kabupaten Pandeglang dalam rangka tradisi Seba Baduy berlangsung dengan penuh khidmat dan makna budaya yang mendalam. Rombongan yang terdiri dari perwakilan Baduy Dalam dan Baduy Luar tiba setelah menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki, membawa hasil bumi sebagai simbol rasa syukur dan bentuk penghormatan kepada pemerintah daerah.

Kedatangan rombongan disambut secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang beserta jajaran. Penyambutan tersebut berlangsung hangat dan penuh rasa hormat, mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat Baduy menyampaikan maksud kedatangan mereka, yaitu untuk melaksanakan Seba sebagai tradisi turun-temurun yang sarat nilai ketaatan, kesederhanaan, dan keseimbangan hidup dengan alam. Mereka juga menyampaikan pesan-pesan adat serta harapan agar pemerintah senantiasa menjaga kelestarian lingkungan dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Baduy dalam menjaga tradisi leluhur. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya serta menjadikan tradisi Seba Baduy sebagai bagian penting dari kekayaan budaya daerah yang patut dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat adat dan pemerintah, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis yang telah terjalin sejak lama. Melalui momen ini, nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, dan pelestarian budaya semakin diteguhkan sebagai bagian dari identitas daerah yang harus terus dijaga.


